⋅ Galeri Foto ⋅ Advertorial
   
 
LSM PENJARA Nilai Buku “Metamorfosa Perjalanan dari Legislatif Menuju Eksekutif” Dr. Hj. Misharti sebagai Cermin Integritas dan Spirit Reformasi Birokrasi
Jumat, 31-10-2025 - 08:12:39 WIB
TERKAIT:
   
 

 


 


Bangkinang  Jum'at, 30 Oktober 2025—Peluncuran buku ketiga Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si. yang berjudul “Metamorfosa Perjalanan dari Legislatif Menuju Eksekutif” menjadi perhatian publik tidak hanya karena isinya yang inspiratif, tetapi juga karena nilai reflektif yang terkandung di dalamnya.


Dalam pandangan LSM PENJARA DPC KAMPAR, karya ini tidak sekadar catatan perjalanan politik seorang pejabat, melainkan juga cermin moral dan spiritual dari proses panjang transformasi seorang pemimpin daerah.


Secara filosofis, buku “Metamorfosa Perjalanan dari Legislatif Menuju Eksekutif” merefleksikan proses perubahan diri seorang pemimpin dalam menghadapi dinamika kehidupan politik dan sosial. “Metamorfosa” di sini bukan sekadar perpindahan posisi dari legislatif ke eksekutif, tetapi sebuah perjalanan spiritual dan mental—tentang bagaimana seseorang ditempa oleh pengalaman, tanggung jawab, dan ujian, hingga menemukan bentuk kepemimpinan yang lebih matang, sabar, dan berakar pada nilai pengabdian. Melalui buku ini, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si ingin menunjukkan bahwa setiap perubahan jabatan sejatinya adalah proses penyadaran diri menuju pelayanan yang lebih bermakna bagi masyarakat.


Ketua LSM PENJARA DPC KAMPAR, Budi Hendra, SE, menilai bahwa langkah Wakil Bupati Kampar menulis buku merupakan tindakan moral yang patut diapresiasi.


“Kami melihat buku Metamorfosa ini sebagai karya yang lahir dari kejujuran batin. Ia tidak hanya berbicara tentang kekuasaan, tetapi tentang kesadaran, integritas, dan pembelajaran hidup di tengah tanggung jawab besar sebagai pelayan masyarakat,” ujar Budi Hendra dalam pernyataan resmi di Bangkinang, Jum'at (30/10).


Refleksi Kepemimpinan yang Humanis


Menurut Budi, dalam konteks reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang bersih, keberanian seorang pejabat menulis perjalanan dirinya adalah bentuk transparansi moral.


“Seorang pemimpin yang berani menulis berarti berani merefleksikan dirinya. Dan refleksi adalah awal dari perubahan,” tegasnya.


Budi menambahkan, nilai-nilai yang tersirat dalam buku tersebut sejalan dengan semangat dan fungsi LSM PENJARA sebagai lembaga sosial kontrol, yakni mengedepankan kejujuran, tanggung jawab sosial, dan keberanian moral dalam pelayanan publik.


“Di tengah banyaknya pejabat yang sibuk dengan pencitraan, Ibu  Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si menunjukkan keteladanan baru — pemimpin yang berpikir, menulis, dan berani terbuka pada publik,” tambahnya.


Nilai Literasi dan Pengabdian


Sementara itu, Hendriko Ihsan, M.Pd, Sekretaris LSM PENJARA, menilai buku Metamorfosa juga menjadi momentum penting dalam upaya membangun budaya literasi di kalangan pejabat daerah.


“Literasi bukan hanya tentang membaca, tapi tentang keberanian menulis dengan jujur. Ketika pejabat menulis, masyarakat mendapatkan ruang untuk memahami sisi manusiawi di balik kebijakan,” ujarnya.


Ia menekankan bahwa isi buku tersebut juga menggambarkan nilai-nilai perjuangan dan pembelajaran yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya kaum perempuan di Kampar.


“Ibu Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si.  mengajarkan bahwa kekuasaan bukanlah tujuan, melainkan sarana untuk berbuat baik dan melayani. Itulah hakikat metamorfosa sejati,” jelas Hendriko.


Momentum Spirit Perubahan


Peluncuran buku yang bertepatan dengan ulang tahun ke-55 ibu Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, menurut LSM PENJARA DPC KAMPAR, menjadi simbol lahirnya semangat baru dalam pengabdian.


“Ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi perayaan kesadaran — bahwa perubahan sejati dimulai dari keberanian menulis kebenaran diri,” kata Budi Hendra.


Sebagai lembaga yang berperan dalam Pemantau Kinerja Aparatur Negara , LSM PENJARA berharap agar langkah seperti ini bisa menjadi contoh bagi pejabat lain di Kabupaten Kampar.


“Kami berharap tradisi menulis dan berefleksi tumbuh di kalangan pemimpin daerah. Karena tulisan yang jujur adalah warisan paling berharga bagi masyarakat,” pungkasnya.


 




 
Berita Lainnya :
  • LSM PENJARA Nilai Buku “Metamorfosa Perjalanan dari Legislatif Menuju Eksekutif” Dr. Hj. Misharti sebagai Cermin Integritas dan Spirit Reformasi Birokrasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Sinergi Pemerintah Daerah dan Perbankan Syariah, Bupati Kampar Hadiri RUPS-LB BRK Syariah 2026
     
     

     

    Quick Links

     
    + Home
    + Redaksi
    + Disclaimer
    + Pedoman Berita Siber
    + Tentang Kami
    + Info Iklan
     

    Kanal

     
    + Nasional
    + Sumatera
    + Jabar
    + Riau
    + Kampar
    + Infrastruktur
     
     

     

     
    + Ekbis
    + Cityzen
    + Siaran Pers
    + Indeks Berita
     
     
    © 2020-2026 HKindonesia.com - Harian Kita Indonesia - Membangun untuk Indonesia, all rights reserved